Bertemu Wakil Perdana Menteri Singapura, Bupati Ipuk Jajaki Kerjasama Investasi Pariwisata

- Minggu, 12 Maret 2023 | 17:03 WIB
Bupati Ipuk saat berdialog dengan Wakil Perdana Menteri Singapura. (FOTO: dok Pemkab Banyuwangi)
Bupati Ipuk saat berdialog dengan Wakil Perdana Menteri Singapura. (FOTO: dok Pemkab Banyuwangi)

NASKAH ID - Pada hari Kamis, tanggal 9 Maret 2023, sejumlah kepala daerah yang mengikuti program Capacity Building RISING (Republik Indonesia-Singapura) diundang dan difasilitasi oleh Civil Service College (CSC) Singapura dan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI. Mereka diterima oleh Wakil Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong.

Baca Juga: Komisi III DPRD Banyuwangi Dorong Pemkab Lebih Gali Potensi Daerah untuk Peningkatan PAD

Salah satu peserta yang diundang dan difasilitasi adalah Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menjajaki kerjasama investasi di sektor pariwisata.

“Daerah kami memiliki sejumlah destinasi wisata berbasis alam. Mulai dari Gunung Ijen, pantai yang terbentang tidak kurang dari 170 KM, hingga tiga taman nasional yang masih terjaga,” ungkap Ipuk.

Menurut Ipuk, setiap tahun ribuan wisatawan asing mengunjungi destinasi tersebut. Selain itu, Banyuwangi saat ini menjadi kandidat untuk ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark (UGG), yang semakin meningkatkan popularitas kawasan tersebut.

“Potensi tersebut akan semakin meningkat, kiranya Pemerintah Singapura bisa mendorong para pengusaha di sini, berinvestasi di Indonesia. Khususnya di Banyuwangi,” ajaknya.

Wakil PM Lawrence Wong memberikan respons positif terhadap ajakan tersebut. Dia menyatakan bahwa hubungan antara Indonesia dan Singapura berjalan sangat baik, dan ada banyak inisiatif kerja sama di berbagai level pemerintahan.

Baca Juga: DPRD Banyuwangi Berharap Pabrik INKA Mampu Serap Tenaga Kerja Lokal

“Pemerintah tentunya tidak bisa langsung melakukan kegiatan bisnis. Dunia usaha yang melakukan itu. Tetapi pada level pemerintah, kami akan selalu siap untuk memfasilitasi,” kata Lawrence Wong.

 

Menteri Pendidikan Singapura Chan Chun Sing membuka program 2nd Rising Fellowship, yang kemudian ditutup oleh Menteri Luar Negeri Vivian Balakhrisnan. Acara penutupan juga dihadiri oleh Menteri Negara pada Kementerian Luar Negeri Sim Ann.

Menjelaskan tentang program Rising Fellowship, Menteri Luar Negeri Singapura menyatakan bahwa program ini digagas oleh Presiden Joko Widodo dan PM Lee Hsien Loong pada tahun 2018.

Tujuan dari program ini adalah untuk menciptakan platform yang memungkinkan para pemimpin muda dari kedua negara untuk bertemu dan berbagi pengalaman, sehingga dapat memperkuat kepercayaan di antara kedua bangsa.

Program pertama telah dilaksanakan pada tahun 2019, namun terhenti akibat pandemi Covid-19. Vivian berharap agar program ini dapat terus berjalan, karena dapat memberikan manfaat bagi peningkatan hubungan di antara kedua negara.

Halaman:

Editor: Agung Sedana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X