Pembinaan Pelaku Usaha UMKM Melalui Daring di Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, Jember

- Senin, 5 Desember 2022 | 20:58 WIB
Penulis : Ikarini Dani Widiyanti, S.H., M.H. (Pengajar Hukum Ekonomi dan Bisnis Fakultas Hukum Universitas Jember).
Penulis : Ikarini Dani Widiyanti, S.H., M.H. (Pengajar Hukum Ekonomi dan Bisnis Fakultas Hukum Universitas Jember).

NASKAH ID - Kabupaten Jember merupakan salah satu kabupaten dari 29 kabupaten dan 9 kota yang ada di Provinsi Jawa Timur.  Kabupaten Jember memiliki luas wilayah kurang lebih 3.293,34 Km2, dengan panjang pantai lebih kurang 170 Km.

Wilayah Kabupaten Jember berbatasan dengan Kabupaten Lumajang di sebelah barat, Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Bondowoso di sebelah utara, Kabupaten Banyuwangi di sebelah timur, dan Samudera Hindia di sebelah selatan.

Kabupaten Jember memiliki total 34 kecamatan, dimana 3 kecamatannya terdiri dari 22 Kelurahan dan 31 kecamatan lainnya terdiri dari 226 desa. Salah satu kecamatan yang ada di kota Jember adalah Kecamatan Sumbersari.

Kecamatan Sumbersari yang berada di Kabupaten Jember memiliki luas wilayah kurang lebih 37,04 Km21. Kecamatan Sumbersari terdiri dari 7 Kelurahan yaitu Kelurahan Karangrejo, Kelurahan Kranjingan, Kelurahan Sumbersari, Kelurahan Tegal Gede, Kelurahan Wirolegi, Kelurahan Antirogo, dan Kelurahan Kebonsari.

Pusat Pemerintahan Kecamatan Sumbersari berada di Kelurahan Karangrejo. Kantor Kecamatan Sumbersari juga berada di Kelurahan Karangejo. Kelurahan Karangrejo sendiri memiliki luas wilayah kurang lebih 5,51 Km2 yang mencakup 14,88% dari keseluruhan wilayah Kecamatan Sumbersari. 

Secara administratif, Kelurahan Karangrejo berada di tengah-tengah Kecamatan Sumbersari dan berbatasan langsung dengan 6 kelurahan lainnya. Kelurahan Karangrejo terdiri dari 6 Lingkungan yaitu Lingkungan Kalikotok, Lingkungan Kloncing, Lingkungan Kloncing Timur, Lingkungan Pelindu, Lingkungan Sumberberingin, dan Lingkungan Tegalbai.

Dalam aspek kependudukan, Kelurahan Karangrejo sendiri memiliki total 16.199 penduduk yang terdiri dari 8.198 penduduk laki-laki dan 8.001 perempuan2.

Menurut publikasi dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Jember sebagai salah satu lumbung beras nya Provinsi Jawa Timur, mencerminkan bahwa sektor pertanian merupakan sektor yang memiliki peranan yang cukup besar (leading sector) atau sekitar 41,73% dari total nilai tambah yang tercipta di tahun 2009 dalam perekonomian Kabupaten Jember3.

Sehingga dapat dikatakan struktur ekonomi di Jember merupakan tipe agraris. Sektor perdagangan, hotel dan restoran merupakan sektor yang memiliki pangsa terbesar kedua dalam struktur perekonomian setelah sektor pertanian. Sektor tersebut masih memberikan sumbangan terhadap pembentukan PDRB Kabupaten, terutama pada sub sektor perdagangan.

Dijelaskan pula bahwa usaha perdagangan saat ini merupakan usaha yang paling menguntungkan bagi pelaku usaha, karena dengan resiko minimal sektor ini mampu memberi keuntungan yang lebih besar dibanding sektor lainnya. Selain itu, untuk berusaha di bidang perdagangan tidak memerlukan keahlian tertentu sebagaimana dibutuhkan pelaku usaha sektor lainnya

Halaman:

Editor: Eko Purwanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Asas Publisitas dalam Setiap Jaminan Kebendaan

Rabu, 11 Januari 2023 | 17:00 WIB

Peran Camat Menurut PP Nomor 43 Tahun 2014

Minggu, 25 Desember 2022 | 13:10 WIB

Bayer Buka Lowongan Kerja Formasi SMA Penempatan Jakarta

Selasa, 20 Desember 2022 | 12:08 WIB
X